Minggu, 31 Juli 2016

Manusia dan Pandangan Hidup


A. Ideologi

Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kaelan ‘idea’ disamakan artinya dengan citacita.
Dalam perkembangannya terdapat pengertian Ideologi yang dikemukakan oleh beberapa ahli. Istilah Ideologi pertama kali dikemukakan oleh Destutt de Tracy seorang Perancis pada tahun 1796. Menurut Tracy ideologi yaitu ‘science of ideas’, suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.

Manusia dan Tanggung Jawab




Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama.

Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.

Kewajiban dibagi menjadi dua, yaitu:
  1. Kewajiban terbatas
  2. Kewajiban tidak terbatas

Manusia dan Keadilan



Pengertian Keadilan

Keadilan  menurut  Aristotcles  adalah  kelayakan  dalam  tindakan  manusia.  Kelayakan diartikan sebagai  titik  tengah  diantara  ke  dua  ujung  ekstrem  yang  terlalu  banyak  dan  tcrlalu sedikit. Kedua  ujung  ekstrem  itu  menyangkut  dua  orang  atau  benda.  Bila  kedua  orang  tersebut mempunyai  kesamaan  dalam  ukuran  yang  telah  ditetapkan,  maka  masing-masing  orang  harus memperoleh  benda  atau  hasil  yang  sama.  kalau  tidak  sama,  maka  masing-masing  orang  akan menerima  bagian  yang  tidak  sama,  sedangkan  pelanggaran  terhadap  proporsi  tcrsehut  berarti ketidak  adilan.

Keadilan  oleh  Plato  diproycksikan  pada  diri  manusia  schingga  yang  dikatakan  adil adalah orang  yang  mengendalikan  diri,  dan  perasaannya  dikendalikan  oleh  akal. Lain  lagi  pendapat Socrates  yang  memproycksikan  keadilan  pada  pemerintahan.  Menurut Socrates,  keadilan tercipta bilamana  warga  negara  sudah  merasakan  bahwa  pihak  pcmcrintah sudah  melaksanakan tugasnya dengan  balk.  Mcngapa  diproyeksikan  pada  pemerintah,  sebab pemerintah  adalah  pimpinan pokok  yang  menentukan  dinamika  masyarakat.